Logo

Ilmu, Benteng dari Godaan Akhir Zaman: Pesan Bp. Kusnanto untuk Generus Beji Raya

Author
octa Berita July 29, 2026
Ilmu, Benteng dari Godaan Akhir Zaman: Pesan Bp. Kusnanto untuk Generus Beji Raya
Ilmu, Benteng dari Godaan Akhir Zaman: Pesan Bp. Kusnanto untuk Generus Beji Raya
Ilmu, Benteng dari Godaan Akhir Zaman: Pesan Bp. Kusnanto untuk Generus Beji Raya

Ngunut - Pengajian rutin generus Beji Raya, PAC LDII Ngunut, kembali digelar pada Rabu malam Kamis, 29 Juli 2026, bertempat di Aula Abdurrahman Salim. Pada kesempatan ini, Bapak Kusnanto selaku penasihat menyampaikan sejumlah nasihat penting kepada para generus yang hadir.

Dalam paparannya, Bp. Kusnanto mengawali dengan mengingatkan bahwa perbandingan manusia yang dipilih Allah menjadi calon ahli surga adalah 1.000 berbanding 1, sehingga wajar jika jumlah yang benar-benar istiqomah itu sedikit. Meski demikian, ia berpesan agar para generus tetap semangat menetapi kajian yang ada. Ia menambahkan, amar ma'ruf nahi munkar sebaiknya dilakukan bersama-sama dan dimulai dari diri sendiri, seraya mengutip dalil tentang kewajiban menuntut ilmu:


طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim."


Selanjutnya, Bp. Kusnanto menekankan pentingnya ilmu. Menurutnya, dengan mengaji, generus diarahkan untuk memperbanyak ilmu yang bermanfaat guna menghadapi akhir zaman yang penuh fitnah dan godaan setan. Ia mengutip sebuah pernyataan yang menegaskan bahwa satu orang yang faqih atau berilmu jauh lebih menyulitkan setan dibandingkan seribu ahli ibadah yang tidak memiliki ilmu:


فَقِيْهٌ وَاحِدٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ
"Satu orang yang faqih (berilmu) lebih berat bagi setan daripada seribu ahli ibadah."


Mengenai tugas generasi penerus, Bp. Kusnanto menjelaskan bahwa generus disiapkan untuk meneruskan perjuangan agama Allah, sehingga yang terpenting adalah memiliki bekal ilmu sebanyak-banyaknya serta menetapi kewajiban dengan sungguh-sungguh, termasuk semangat mengaji dan beramal, sebab surga diberikan kepada mereka yang beramal.

Di akhir nasihatnya, Bp. Kusnanto menegaskan bahwa tujuan hidup sejatinya sudah jelas dan terang, yakni menetapi kewajiban agama dengan sungguh-sungguh agar dapat masuk surga dan selamat dari neraka, sebab surga dan neraka adalah sesuatu yang nyata. Ia berpesan agar generus senantiasa menjaga diri dari segala rencana setan dan tidak terfitnah oleh hawa nafsu hingga melanggar aturan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter sesuai rumusan yang telah lama dinasihatkan, serta mengusahakan ketertiban dalam menetapi kewajiban, termasuk kedisiplinan waktu atau on-time.

Pengajian rutin ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan bagi generus Beji Raya dalam memperkuat keimanan dan mempersiapkan diri sebagai generasi penerus perjuangan agama.


Semoga Allah paring manfaat dan barokah.

الْحَمْدُ لِلَّهِ جَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا

0 Komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ilmu, Benteng dari Godaan Akhir Zaman: Pesan Bp. Kusnanto untuk Generus Beji Raya

29 July 2026

Pengajian rutin generus Beji Raya, PAC LDII Ngunut, kembali digelar pada Rabu malam Kamis, 29 Juli 2026, bertempat di Aula Abdurrahman Salim. Pada kesempatan ini, Bapak Kusnanto selaku penasihat menya...
Generus Beji Raya
Geser ke Atas / Tautan di Bio